Rabu, 17 September 2014
Kamar Mandi Tidak Sempit Meski di Bawah Tangga
Rabu, 21 April 2010 | 10:35 WIB
|
Share:
iDEA/ Tri Rizeki Darusman
Kamar mandi di bawah tangga tapi tidak terasa sempit. Rumah milik Romi, Bumi Serpong Damai, Tangerang

KOMPAS.com -  Area bawah tangga terkenal sempit, tapi ternyata bukan mustahil dimanfaatkan jadi kamar mandi yang nyaman. Pakai batu alam, kamar mandi jadi terasa alami.

Area bawah tangga seringkali cuma jadi gudang atau ruang sisa, bahkan tak jarang tersia-siakan. Hal itu terjadi karena area ini sempit dan secara teknis sulit dimanfaatkan. Keterbatasan tadi coba diolah oleh pemilik rumah ini. Hasilnya, area bawah tangga di sini disulap jadi kamar mandi. Mau tahu caranya?

Berukuran 1,6 m x 2,55 m, kamar mandi yang satu ini boleh dibilang nyaman untuk beraktivitas, dalam hal ini mandi. Masalah pertama yang dihadapi adalah tinggi ruang yang tidak standar, hanya 1,8 m. Maklum saja bagian atasnya tertutup dak untuk anak tangga. Untuk mengakalinya muka lantai pun diturunkan hingga 50cm. Dengan demikian diperoleh tinggi plafon yang memenuhi standar kebutuhan minimal, yaitu 2,3m.

Salah satu rahasia solusi lain adalah masalah penataan ruang. Di sini tata ruang dimulai dari area kering yang mencakup wastafel dan kloset, lalu berujung pada area shower. Perlakuan pada lantai pun dibedakan di setiap area. Area kering menggunakan keramik antislip, sedangkan area shower menggunakan batu koral hitam. Batu ini sekaligus berguna sebagai alat pijat refleksi pada kaki, lho.

Sebagai aksen, permukaan dinding ruangan berlapis material kombinasi keramik putih 10 cm x10 cm dengan batu kali 10cmx10cm. Sifat tekstur batu yang kasar membuat ruangan lebih alami dan natural. Jendela jalusi yang mengarah ke taman belakang menjadikan arus pertukaran udara luar dan dalam menjadi lancar. Ruang pun sehat dan nyaman, walau hanya berada di bawah tangga. (Yuri Eldhiyanti/iDEA)
 

Sumber :
iDEA
Editor :
ksp