Menata Kamar Anak
Rabu, 7 Oktober 2009 | 09:12 WIB
|
Share:
LTF
Buatlah ruang dan rak dinding berwarna-warni, agar si anak selalu tertarik untuk tidak bosan meletakkan kembali mainannya
TERKAIT:

KOMPAS.com - Penataan kamar anak hendaknya disesuaikan dengan tingkat usia anak. Pasalnya, seiring perkembangan usia, anak memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda.

Berikut tips untuk menata kamar anak:

BAYI 2 TAHUN
1. Pada usia ini, anak lebih tertarik pada warna-warna cerah, menyolok dan meriah. Pilih warna biru, merah atau kuning ketimbang warna-warna pastel. Carilah motif gorden atau sprei yang menarik dengan warna-warna cerah.

2. Lampu kamar yang terlalu terang dapat menyilaukan mata bayi, jadi hindari.

3. Jangan tempelkan stiker pada bagian dalam ranjang bayi, karena perekat stiker biasanya mengandung racun. Ujung stiker gampang ditarik dan dimasukkan ke dalam mulutnya.

2 - 4 TAHUN

1. Balita usia ini sangat aktif bergerak, jadi penataan kamar juga harus memperhatikan masalah keamanan 'lalu lintas' anak dalam kamar. Pastikan tidak ada kabel yang berantakan atau stop kontak yang terbuka.

2. Ranjang anak hendaknya dibuat pendek. Atau, pasanglah pengaman di samping tempat tidurnya agar anak tidak terjatuh saat tidur.

3. Tempelkan poster-poster yang menarik, seperti gambar aneka jenis binatang atau alfabet besar yang menyolok.

4. Jendela harus memiliki teralis atau kisi-kisi untuk mengantisipasi anak memanjat keluar jendela.

5. Semua perabot harus memiliki ujung yang membulat. Usahakan juga agar tarikan laci (knob) tidak menonjol keluar.

5 - 12 TAHUN
1. Anak-anak usia sekolah sebaiknya diikutsertakan dalam penataan kamarnya, karena di usia ini anak sudah dapat mengutarakan keinginannya.

2. Pilih tema penataan sesuai dengan tokoh-tokoh yang sedang disenangi anak.

3. Meja belajar dan lampu meja juga dibutuhkan, selain tempat tidur dan lemari pakaiannya.

4. Hindari meletakkan komputer atau televisi di dalam kamar anak, ka
rena Anda tidak dapat senantiasa mengontrol apa yang sedang ditonton anak atau apa yang diakses di komputer. Biasakan anak menonton televisi dan bermain komputer di ruang keluarga atau ruang kerja Anda.

5. Buatlah lemari gantung atau laci-laci di bawah tempat tidur untuk menyimpan pernak-pernik atau buku-buku agar kamar senantiasa terlihat rapi.

Yang juga harus diperhatikan adalah masalah kebersihan kamar. Pastikan juga bahwa ventilasi cukup baik, sehingga kamar tidak pengap dan selalu mendapat cahaya dan udara segar. (Tabloid Nova/Lilian Gunawan)

Sumber :
Tabloid Nova