
JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah susun sederhana milik atau rusunami dinilai kurang tepat sasaran. Sebagian besar pembeli rusunami adalah spekulan dan orang yang berpenghasilan besar, bukan warga masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta.
Pengamat properti Panangian Simanungkalit mengungkapkan hal ini, Rabu (15/4). Dia melihat konsep rusunami selama ini tidak jelas. Banyak unit rusunami yang dibangun malah jatuh ke tangan spekulan atau karyawan yang mampu membelinya.
"Ini bukan salah pengembang, tetapi memang pemerintah tidak membuat aturan yang jelas dan tegas," kata Panangian di sela-sela acara penandatanganan kerja sama PT Arah Sejahtera Abadi, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk proyek Kuningan City.
Panangian berpendapat, pemerintah telah gagal melakukan sosialisasi rusunami dan juga gagal mencapai target. Program rusunami digagas Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2007 sebagai solusi pemenuhan perumahan rakyat, terutama masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Saat itu ditargetkan akan dibangun 25.000 unit rusunami sampai tahun 2009.
Masyarakat yang menjadi target penghuni rusunami adalah mereka yang berpenghasilan antara Rp 1,2 juta dan Rp 4,5 juta per bulan, serta belum pernah memiliki hunian. Untuk mewujudkan ini, pemerintah pusat dan pemerintah daerah memberi insentif bagi pengembang, antara lain mengizinkan pembangunan terpadu antara unit subsidi dan nonsubsidi.
Tidak ada koordinasi
Namun, Panangian melihat ketidakberesan dalam hal koordinasi. Dia memberi contoh ada rusunami di Kalibata, Jakarta Selatan, yang dibangun sebelum mengantongi izin mendirikan bangunan.
"Ini bukti tidak ada koordinasi Kantor Kementerian Negara Perumahan Rakyat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," katanya.
Seharusnya, katanya, pemerintah sudah memiliki calon pembeli sehingga pengembang yang menjadi home builder tinggal membangunnya. Yang terjadi sekarang, pengembang yang mencari pembeli. Akhirnya, sebagian pembeli rusunami merupakan spekulan, bukan orang yang betul-betul membutuhkan tempat hunian. (KSP)

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?