JAKARTA, KOMPAS.com - Kemacetan, banjir, serta tata ruang yang semrawut. Tiga hal itulah yang paling menyebalkan hidup di ibukota Jakarta. Hingga detik ini kita menarik nafas, rasanya, Jakarta semakin sesak dengan wajah kosmopolitannya.
Toh, sesebal apapun, nadi kehidupan masyarakat Jakarta kian berdenyut. Dunia bisnis dan perdagangan menjadi trade mark-nya yang sulit dilepaskan. Time is money, hidup di Jakarta harus serba cepat, berkejaran dengan waktu, peluang, serta tantangan. Tak heran, pembangunan pun semakin marak mengumbar janji hidup nyaman di tengah sesaknya.
Sejurus itulah, konsep disain tata ruang Jakarta membutuhkan pemikiran matang dan aplikasi yang tepat. Salah satunya adalah pemikiran tentang pembangunan superblok di tengah kota. Di antara masalah sempitnya ruang, parahnya banjir dan kemacetan, yang diiringi oleh tingginya demand akan fasilitas hidup nyaman di Jakarta, konsep superblok yang "hemat" lahan tentu dibutuhkan.
Di luas lahan yang tersedia, superblok mampu menyatukan berbagai fungsi bangunan. Konsep mix used tersebut, mulai apartemen, hotel, pusat belanja, hingga perkantoran, menjadi konsep terpadu antara kemudahan, kecepatan, serta kenyamanan.
Berupaya memenuhi impian tersebut, Superblok Gandaria City hadir dengan konsep mix used hunian apartemen, perkantoran, pusat belanja, dan hotel berbintang lima. Berdiri di kawasan terpadu Jl Arteri Pondok Indah,--tepatnya Jl KH Syafi'i Hadzani, dan terhubung jalan under pass empat jalur, keberadaan superblok ini sungguh strategis untuk menuju ke kawasan Central Business District (CBD) seperti Kuningan, MH Thamrin, serta Sudirman.
Sebagai proyek andalan Pakuwon Group, superblok berinvestasi total senilai 2,1 triliun ini dibangun di atas tanah seluas 7,5 hektare. Dengan tengat waktu selesai pembangunan pada April 2010, Superblok Gandaria City menyajikan sinergi kenyamanan gaya hidup melalui dua tower apartemen Gandaria Heights, Gandaria Shopping Mall - Mainstreet, pusat perkantoran Gandaria 8, serta Gandaria Hotel.
Gandaria Mall & Mainstreet
Hadir dengan disain moderen dan elegan, Gandaria Shopping Mall memiliki lima lantai dan luas area sewa sebesar 85.000 m2. Hingga awal Maret kemarin (12/3) diresmikannya tahap topping off, 65 persen area mal tersebut sudah laku tersewa oleh para talent penyedia kebutuhan gaya hidup bersegmentasi middle up, baik untuk fesyen, teknologi, kesehatan, musik, sinema, buku, hingga perkakas rumah tangga dan furnitur.
Berdaya tampung parkir kendaraan hingga 5000 unit mobil dan 3000 motor, bangunan mal Gandaria City menyatu dengan Gandaria Mainstreet. Sepanjang 300 meter, area ini diperuntukkan demi memenuhi kebutuhan pengunjung akan fasilitas F & B dan hiburan.
Mengadopsi atmosfir tempoe doeloe ala Kota Batavia di bagian utara mal dan nuansa moderen Jakarta, nuansa disain interior Mainstreet ini diciptakan untuk memeriahkan suasana hati para penikmatnya, baik pengunjung restoran, kafe, atau lounge. Selain itu, penyejuk hati saat menghabiskan waktu di area ini pun akan menyembul berkat hadirnya konsep piazza dengan lanskap hijaunya yang menawan.
Seirama gairah berbelanja di mal tersebut, kesibukan di pusat perkantoran Gandaria 8 pun kiranya semakin memperkuat daya tarik superblok ini. Terdiri dari 32 lantai dengan luas area per lantai 2000 m2, gedung perkantoran ini diklaim oleh Pakuwon Grup sebagai Office Tower Grade A, sebagai alternatif perkantoran paling besar di kawasan tersebut.
Sementara hanya sepelemparan batu dari kedua area itu, dua menara apartemen Gandaria Heights berdiri dengan keindahan disain yang moderen. Memiliki 32 lantai di masing-masing menara, tahap pembangunan apartemen ini sudah mencapai lantai 16.
Memiliki lobi yang luas, fasilitas kolam renang, taman bernuansa resor, serta akses masuk dan parkir berbeda dengan mal dan perkantoran, Gandaria Heights tetap menyajikan ekslusifitas yang nyaman dan aman. Cadiz International Architect, sebagai konsultan arsitektur bangunan ini, pun memberikan sentuhan daya tarik apartemen menjadi begitu apik melalui nuansa arsitektur modern berteknologi tinggi.
Sampai saat ini, Pakuwon Grup menyediakan tiga show unit apartemen di galeri pemasaran mereka. Ketiga unit ini didesain sedemikan rupa menarik dan nyaman dikunjungi untuk mendeskripsikan daya tarik 600 unit apartemen yang mereka jual di kedua menara tersebut. Semata atas keindahan show unit ini, Gandaria Heights bahkan memeroleh penghargaan dari Skala+ Magazine.
Rencananya, Pakuwon Grup tahun ini masih terfokus pada ketiga bangunan superblok untuk mal, perkantoran, serta apartemen. Sementara untuk hotel bintang lima, Gandaria Hotel, Pakuwon Grup berencana membangunnya hingga 300 kamar dan sebuah convention hall berkapasitas 3000 orang. Pembangunan hotel ini baru akan dilaksanakan setelah Gandaria Shopping Mall rampung.
Dengan investasi total senilai 2,1 triliun, Gandaria Heights, Gandaria Shopping Mall & Mainstreet, Gandaria 8, serta Gandaria Hotel kiranya dapat benar-benar menjadi sinergi kenyamanan gaya hidup di kota Jakarta. Alhasil, di antara beberapa kawasan "penyangga" jantung kota di selatan Jakarta seperti Cilandak, Pondok Indah, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, serta Pondok Indah, keberadaannya bisa dijadikan alternatif utama kenyamanan berbisnis, berbelanja, bersantai, sekaligus menikmati hunian di satu kawasan terpadu dan strategis.

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?