Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
BTN Malah Naikkan Bunga KPR
Ali Imron | Senin, 16 Februari 2009 | 08:04 WIB
|
Share:
KOMPAS, YUNIADHI AGUNG
Sejumlah bank berusaha menggaet debitor dengan menawarkan berbagai fasilitas dan kemudahan kredit pada berbagai kesempatan untuk sektor konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah.
TERKAIT:

JAKARTA, SENIN — Pekan lalu, Bank Tabungan Negara (BTN) menaikkan suku bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) 0,25  persen. Akibatnya suku bunga KPR yang semula 14,75 persen pun melejit menjadi 15 persen. Langkah ini dilakukan BTN karena bunga simpanan masih tinggi. Nah, aksi BTN itu terbilang kontroversial. Pasalnya, Bank Indonesia (BI) sudah tiga kali menurunkan BI rate dengan posisi terakhir sebesar 8,25 persen.

Melihat aksi BTN, para pengembang properti menanggapi dingin. "Tenang saja tidak perlu panik," tandas Sekjen Asosiasi Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Tirta Susanto, Minggu (15/2) di Jakarta.

Dengan menaikkan suku bunga itu, BTN berusaha untuk mencadangkan dananya yang ada supaya tidak terserap semua untuk kredit. Pasalnya saat ini suku bunga penjaminan BI masih tinggi di level 9,5 persen. "Ini kan tujuannya untuk menyaring nasabah mereka sendiri," tukas Susanto.

Bisa jadi dengan dampak itu, konsumen KPR akan berpikir ulang untuk mengajukan kredit. Atau, mereka akan memilih pengajuan kredit ke bank lain yang lebih murah. Misalnya saja BRI dan Bank Mandiri dengan bunga kredit 13 persen.

Susanto menilai, kebijakan yang diambil BTN tersebut tidak akan berlangsung lama. "Mereka pasti tidak akan terlalu lama menahan dananya itu keluar. Pasalnya pesaing mereka BRI dan Bank Mandiri memiliki kredit yang lebih murah. Prediksi saya paling banter hanya selama setahun ini saja," ujarnya. (Kontan)

 

Sumber :
KONTAN


Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin

Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?