
JAKARTA, SABTU - BNI mulai membidik kelas menengah menyusul adanya dampak krisis keuangan global. Sektor kredit juga diarahkan pada industri yang tidak berorientasi ekspor.
Selain itu, BNI juga memperbesar sektor UKM disamping kredit KPR dan kredit rumah pertama.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, saat peluncuran BNI Hasanah Card, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (7/2). "Memang saat ini tengah menghadapi krisis global. NPL (kredit macet) juga cenderung naik, salah satunya dari kartu kredit. Tetapi dengan fokus ke kelas menengah maka jaminan pengembalian kredit lebih memungkinkan," kata Gatot.
Gatot memaparkan, untuk tahun 2009, pihaknya lebih memfokuskan pada bisnis dalam negeri. BNI akan memperbanyak pelayanan ke nasabah termasuk nasabah bank syariah dengan penerbitan kartu kredit.
Hasanah Card, kartu kredit syariah yang diluncurkan BNI hari ini, terdiri dari tiga yaitu Classic dengan jaminan berupa tabungan sebesar 10 persen dari limit sebesar Rp 5 juta. Untuk jenis Gold dengan limit Rp 5-Rp 30 juta dan Platinum dengan limit Rp 35-Rp 75 juta.

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?