JAKARTA, SELASA - Riza (7) terlihat bersemangat menarik mainan truknya yang berisi tanah. Dengan setengah berlari ia menanjak ke atas menarik tali yang diikatkan pada truk mainannya itu. Tak ada rasa takut yang terpancar di wajah siswa kelas dua SD itu. Padahal, gundukan tanah yang menjadi tumpuannya bisa saja sewaktu-waktu gogrok (longsor).Pemandangan itu bisa dilihat pada proyek galian Banjir Kanal Timur (BKT) yang tengah berjalan di Cipinang Muara, Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur.
Larangan melakukan aktivitas disekitar area proyek, tak diindahkan anak-anak itu. Semakin sore, semakin ramai saja anak-anak yang bermain. Tak takutkah mereka? "Enggak takut kok. Enak main disini," kata Riza saat ditemui tengah bermain bersama 5 temannya, Selasa (4/11) sore.
Saat ditanya apa permainannya, bocah kecil itu menceritakan, mereka tengah berperan seolah-olah sebagai pekerja proyek yang melakukan pengerukan tanah dan mengangkut tanah kerukan dengan sebuah truk. Anak-anak selalu terimajinasi dengan apa yang dilihatnya.
Permainan tak berhenti sampai disitu. Saat melihat back hoe (alat berat) bergerak melakukan pengerukan, mereka pun lantas bergegas meninggalkan mainannya bergerak mendekati alat berat tersebut. Bahkan, tanpa rasa gentar, mereka mendekati alat pengeruk dan sesaat kemudian berlari seolah-olah dikejar alat itu.
"Anak-anak susah mbak, nggak bisa diatur. Dibilang jangan main kesana, main juga. Capek, orang tuanya ngasih tau," kata Hartati, warga RT 09 RW 14 Cipinang Muara, Jakarta Timur. Proteksi pun akhirnya dilakukan masing-masing orangtua.
Jika diperhatikan, hanya beberapa area saja yang terdapat pagar pengaman yang terbuat dari kayu, kemudian dipasangi tali diantaranya kayu tersebut. Ketua RT 09 Karsum mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan warga akan bahayanya bermain di sekitar area proyek. Ia menyadari, pagar pengaman memang diperlukan. Apalagi pada musim penghujan seperti saat ini, gundukan tanah itu riskan longsor dan licin jika dilalui.
"Orang tuanya aja susah dikasih tau, apalagi anaknya. Kita sudah mengingatkan kok. Waktu itu sudah dipasang pagar, tapi entah siapa yang iseng, ada yang membukanya. Sampai saat ini, Alhamdulillah belum ada apa-apa, tanahnya padat kok. Hanya kalau hujan jadi becek," kata Karsum.

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?