Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Wilayah Banjir 2007 Bakal Terendam Lagi
Hindra | Selasa, 28 Oktober 2008 | 12:45 WIB
|
Share:
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Pekerja membawa peralatan untuk mengukur lebar kanal di sepanjang proyek Banjir Kanal Timur (BKT) di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (28/2). Proyek BKT berlanjut dengan pemasangan turap setinggi 9-12 meter untuk mencegah tanah bergerak, atau longsor ke bagian tengah kanal yang telah dikeruk.
TERKAIT:

JAKARTA, SELASA — Kepala Balai Besar Wilayah Ciliwung Cisadane Pitoyo Subandrio mengatakan, semua wilayah di Jakarta yang dilanda banjir pada tahun 2007, serta daerah lainnya yang pernah dilanda banjir agar waspada. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan daerah-daerah tersebut kembali dilanda banjir tahunan yang akan terjadi tahun ini.

Pitoyo mengatakan, Departemen Pekerjaan Umum, melalui Balai Besar Wilayah Ciliwung Cisadane (BBWS CilCis), telah melakukan persiapan menghadapi banjir Jakarta tahun ini.

Persiapan itu berupa rehabilitasi situ-situ di Jabodetabek, perlanjutan pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT), persiapan berbagai peralatan pendukung antisipasi banjir, serta pembentukan satgas banjir yang bertugas memantau banjir dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Situ yang telah selesai direhabilitasi adalah Situ Prigi, Tangerang, Situ Malangnengah, Bogor, Situ Singabangsa, Bogor, dan Situ Telaga RRI, Depo, yang masing-masing seluas 3,9 hektar, 5,5 hektar, 3,1 hektar, dan 5 hektar.

Sementara itu, situ yang masih dalam proses pengerjaan adalah sebanyak 18 situ, tersebar di Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Depok.

Pembangunan BKT, yang melintang dari Cipinang hingga Marunda, sudah mencapai 60 persen. Kanal sepanjang 23,5 kilometer tersebut berfungsi untuk mengendalikan banjir yang kerap melanda daerah rawan genangan dan banjir, seperti Cipinang, Sunter, Cakung, dan lainnya.

BKT diperkirakan selesai akhir November 2009 dan menelan biaya Rp 4,9 triliun. "Kendala kami dalam melanjutkan pembangunan Banjir Kanal Timur adalah pembebasan lahan yang sudah terlanjur dihuni masyarakat," ujar Pitoyo saat jumpa pers, Selasa (28/10) di Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Kalimalang, Jakarta.

"Selain itu, kami juga sudah merealisasikan perkuatan tebing kali Bidara Cina di Kampung Melayu, peningkatan kapasitas Pintu Air Cengkareng Drain, pengerukan Muara Cisadane, dan perkuatan Tebing Kali Tengah, Bintaro," ujar Pitoyo.



Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin

Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?