JAKARTA, KAMIS - PT Summarecon Agung (SMRA), Kamis (4/9) membantah bahwa sahamnya menjadi target akuisisi perusahaan lain.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Perusahaan SMRA Michael Yong, menjawab pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap pemberitaan "Summarecon Jadi Target Akuisisi" pada 1 September 2008.
Dalam pemberitaan itu disebutkan perseroan diincar perusahaan Singapura untuk mengakuisisi 15 persen saham SMRA lewat private placement (pembelian langsung sahamnya) di harga Rp 700-850 per saham.
"Perseroan tidak mengetahui adanya hal tersebut (diincar perusahaan lain) dan tidak memperoleh penawaran akuisisi melalui private placement dari pihak manapun," katanya.

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?