Laporan wartawan Kompas Haryo Damardono
JAKARTA, SELASA- BNI Syariah menargetkan pembiayaan pemilikan rumah sederhana sehat atau RSH dengan harga Rp 28 juta hingga Rp 55 juta, sebanyak 4.000 unit dengan nilai Rp 80 miliar.
Achmad Baiquni, Direktur Usaha, Menengah, dan Syariah menerangkan target BNI Syariah itu dalam Perjanjian Kerjasama Operasi (PKO) dengan Deputi bidang Pembiayaan Kementerian Negara Perumahan Rakyat Tito Murbaintoro, Selasa (13/5) di Jakarta.
Menurut dia, permintaan terhadap pembiayaan syariah pemilikan RSS mengalami kenaikan sampai dengan 30 persen. Untuk mengantisipasinya, saat ini terdapat 636 outlet pelayananan di cabang-cabang.
Sedangkan menurut Tito, kontribusi BNI dalam membiayai RSS terus mengalami kenaikan dari 405 unit (2005) menjadi 646 unit (2006), serta 2.454 unit (2007).
Di sektor pembiayaan konsumtif, BNI Syariah pun mempunyai produk unggulan yakni BNI Griya Syariah. Nilai pembiayaan yang disalurkan oleh produk ini mencapai 52 persen dari seluruh pembiayaan konsumtif, atau mencapai Rp 688 miliar.

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?