Minggu, 26 Oktober 2014
PABRIK
Perluas Produksi, Boral Tambah Investasi 50 Juta Dolar AS di Cilegon
Penulis : Hilda B Alexander | Jumat, 6 September 2013 | 15:11 WIB
|
Share:
Hilda/Kompas.com
Manufacturing Director Boral Gypsum Division Malaysia and Indonesia, Regis Humbert, CFO Boral Gypsum Division, Rick Ogden, President Director Petrojaya Boral Plasterboard, Xu Yun pada peresmian fasilitas produksi terbaru Boral di Cilegon, Banten, Jumat (6/9/2013).
CILEGON, KOMPAS.com - Sektor properti Tanah Air, yang bertumbuh positif sebesar 15 persen per tahun dalam tiga tahun terakhir mendorong PT Petrojaya Boral Plasterboard berinvestasi senilai 50 juta dolar AS untuk lini kedua fasilitas produksi pabriknya di Cilegon, Banten. Boral meresmikan fasilitas baru milik produsen papan gipsum Jayaboard tersebut, Jumat (6/9/2013).

Tambahan lini ini merupakan perluasan pabrik eksisting. Fasilitas baru tersebut dibangun di area seluas 56.000 meter persegi. Lini pertama sendiri berukuran 39.000 meter persegi. Selain di Cilegon, Petrojaya telah mengoperasikan pabrik yang memproduksi gipsum di Gresik, Jawa Timur.

Menurut CFO Boral Gypsum Division, Rick Ogden, sebagian besar produk yang dihasilkan di Cilegon, akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan domestik. 

Fasilitas baru ini nantinya mampu menambah kapasitas produksi gipsum sebesar 30 juta meter persegi per tahun. Secara total, kapasitas produksi Boral dari pabrik Cilegon dan Gresik, Jawa Timur, menjadi 65 juta meter persegi per tahun (110 juta Dollar AS).

Seperti lini pertama, fasilitas kedua ini juga menerapkan Boral Safety Management System.

"Pembangunan fasilitas baru di plant ini dengan teknologi mutakhir dan modernisasi peralatan pabrik, diharapkan semakin mengukuhkan reputasi kami sebagai produsen papan gipsum pilihan di Indonesia," ujar President Director Petrojaya Boral Plasterboard, Xu Yan.

Hingga saat ini, 95 persen dari rangkaian produk Jayaboard yang dipasarkan telah diproduksi di ketiga pabrik di Indonesia, yakni Cilegon, Gresik, dan Sunter (Jakarta). Sementara itu, secara Nasional Boral menguasai 50 persen pangsa pasar gipsum.

Editor :
Latief