Kamis, 24 April 2014
PENGEMBANG
Ciputra Garap 12 Proyek Baru
Penulis : Hilda B Alexander | Selasa, 28 Mei 2013 | 21:08 WIB
|
Share:
KONTAN/DANIEL PRABOWO
Ilustrasi; Sepanjang tahun 2013, Ciputra Development akan mengembangkan 12 proyek baru di seluruh Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ciputra Development sepanjang tahun ini melansir dua belas (12) proyek anyar di seluruh Indonesia. Dari sejumlah itu, hanya satu yang merupakan proyek komersial dan menjadi sumber recurring income, yakni Ciputra World Jakarta 2. Sisa terbesar lainnya merupakan proyek yang diharapkan dapat menjadi sumber development income.

Tahun ini, kami menanamkan dana investasi senilai Rp 3 triliun. Sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan Ciputra World Jakarta 2 dengan porsi separuhnya (50 persen).
-- Candra Ciputra

Menurut Direktur Utama Ciputra Development, Candra Ciputra, pihaknya mengharapkan pengembangan terbaru ini dapat berkontribusi signifikan terhadap target pendapatan perseroan senilai Rp 6 triliun. Naik dua kali lipat dari tahun 2012 yang mencapai Rp 3 triliun.

"Kami merilis dua belas proyek tersebut sejak awal tahun hingga akhir tahun mendatang. Tahun ini, kami menanamkan dana investasi senilai Rp 3 triliun. Sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan Ciputra World Jakarta 2 dengan porsi separuhnya (50 persen)," ungkap Candra kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Selain Ciputra World Jakarta, ke-11 proyek lainnya masing-masing CitraLand Bukit Semarang Baru (BSB) City seluas 100 Hektar yang merupakan kerjasama operasi dengan Karya Deka Alam Lestari, Citraland Galesong City Gowa di Makassar, seluas 500 hektar. Kemudian CitraGarden Bumi Mutiara Wanayasa Cilegon yang menempati area seluas 47 hektar. Ini merupakan perumahan menengah dan menengah atas yang dilengkapi area bisnis. Ketiga proyek tersebut diperkenalkan kepada publik pada kuartal II 2013.

Sementara proyek yang dirilis pada kuartal III adalah CitraLake Sawangan Depok seluas 13,1 hektar. Perumahan ini menyasar segmen menengah dan menengah atas. Disusul kemudian CitraGarden Pontianak seluas 3,4 hektar. Selain perumahan untuk kelas menengah atas, Ciputra akan membangun hotel sebagai fasilitas pelengkap. Kemudian, CitraMitra City Banjarbaru seluas 172 hektar. Proyek kerjasama operasi ini merupakan pengembangan yang mengintegrasikan perumahan, commercial center, hotel, perkantoran, apartemen dan fasilitas lainnya.

Sementara CitraCity Balikpapan akan menempati area seluas 9,3 hektar. Ciputra mengembangkan fitur-fitur berupa town house, food village, hotel, ruko, taman perkantoran, dua menara apartemen. Berikutnya CitraLand Cirebon. Di kota tier kedua Jawa Barat ini, Ciputra membangun residensial untuk kelas menengah dan menengah atas. Fasilitas yang melengkapinya adalah water park, ruang komersial, pasar dan sekolah. Seluruh pengembangan ini menempati lahan seluas 45 hektar. Sedangkan di Batam, mereka membangun CitraLand Megah seluas 19 hektar.

Untuk proyek di Surabaya Ciputra mengembangkan CitraLand Mutiara seluas 40 ha. Sementara di Bali, tepatnya Tanah Lot (Tabanan), mereka merencanakan pembangunan di atas aset lahan seluas 80 hektar pada kuartal IV. Tahap I di area seluas 36 hektar Ciputra akan membangun dua hotel mewah bintang 6 dengan jaringan Rosewood dan Ritz Carlton. Keduanya akan dilengkapi private villa berstatus strata.

"Rencananya akan ada empat hotel di sana yang masing-masing berkelas bintang 5 ke atas," imbuh Candra.

Terakhir adalah pengembangan hotel ekonomis (budget hotel) di delapan lokasi berbeda yakni Cirebon, Semarang, Banjarmasin, Bengkulu, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta serta Serpong.


Editor :
Hilda B Alexander