Minggu, 26 Oktober 2014
UMUM
Setelah Bencana, Klaim Asuransi Kemudian
Penulis : Tabita Diela | Senin, 13 Mei 2013 | 10:38 WIB
|
Share:
www.abc.net.au
Ilustrasi: Bencana tak harus diratapi, persiapkan diri dengan berbagai proteksi seperti asuransi dan inventarisasi daftar barang berharga. Dengan cara ini, Anda siap menghadapi bencana dalam bentuk apa pun.

KOMPAS.com - Bencana atau musibah memang tak terduga. Bentuknya pun tak akan bisa kita kira. Entah itu kebakaran, banjir atau gempa bumi. Namun begitu, kita dapat mempersiapkan diri sebelum atau setelah bencana itu terjadi. Bisa dengan asuransi atau menginventarisasi berbagai daftar harta benda. Dengan cara ini, Anda bisa bersiap dan mendapatkan penggantian (klaim asuransi) lebih cepat ketika bencana benar-benar terjadi.

Berikut ini tips bagi Anda memanfaatkan proses inventarisasi harta benda, sembari membenahi rumah.

1. Siapkan daftar

Mulailah dengan daftar harta benda yang disediakan agen asuransi Anda. Setelah itu, baru buat daftar yang lebih rinci mengenai benda-benda, terutama benda berharga milik Anda.

2. Ruang demi ruang

Gunakan daftar tersebut untuk mulai memeriksa rumah Anda, ruang demi ruang. Hal ini akan memakan waktu hingga berhari-hari. Hal ini wajar, cobalah untuk tetap konsisten dan selesaikan seluruh ruangan terinventarisasi.

3. Dokumentasikan lewat  foto dan video

Selagi Anda mengecek daftar inventarisasi tersebut, jangan lupa mengambil gambar atau video sebagai bukti. Ada baiknya Anda merekam video "tur" dalam rumah Anda.

4. Buat denah inventaris

Selain memiliki daftar harta benda dan barang-barang, tidak ada salahnya membuat denah di mana benda tersebut berada. Hal ini sangat berguna pada waktu-waktu darurat, atau jika Anda tengah mencari barang-barang yang jarang digunakan.

5. Dalam satu lokasi

Berbicara mengenai keadaan darurat, sebaiknya Anda pergunakan kesempatan inventarisasi ini untuk mengumpulkan berbagai surat-surat berharga dan penting Anda dalam satu tempat. Langkah ini akan sangat memudahkan bila Anda ingin memindai (scan) semua surat-surat tersebut.

6. Buang yang tidak perlu

Ketika melakukan inventarisasi, Anda tentu akan menemukan berbagai barang-barang yang sudah tidak Anda perlukan. Buang benda-benda berlebih ini, sumbangkan, atau berikan pada kerabat yang menginginkannya. Khusus barang-barang berharga yang sudah tidak Anda perlukan, lakukanlah riset kecil mengenai harga barang tersebut di internet. Setelah mengetahuinya, Anda dapat menjualnya dengan harga yang pantas. Jangan lupa, terkadang sulit rasanya melepas barang-barang, meski barang tersebut sudah tidak lagi Anda gunakan. Tentukanlah tenggat waktu, dengan cara ini Anda sudah mempersiapkan mental sendiri untuk melepas barang-barang tersebut.

7. Inventarisasi secara berkala

Lakukan inventarisasi secara berkala. Tentu, langkah inventarisasi kedua atau ketiga akan jauh lebih ringan daripada proses inventarisasi pertama.

Sumber :

Editor :
Hilda B Alexander