Minggu, 26 Oktober 2014
PUMP JAMSOSTEK
Pinjaman Uang Muka Perumahan Disalurkan Lewat BTN
Penulis : M Latief | Selasa, 2 April 2013 | 10:24 WIB
|
Share:
shutterstock
Peserta Jamsostek yang berhak mendapat PUMP minimal sudah menjadi peserta aktif minimal satu tahun dengan plafon maksimal Rp 50 juta per orang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jamsostek sudah menyalurkan Rp 44,7 miliar untuk pinjaman renovasi rumah dan Rp 295,59 miliar untuk pinjaman uang muka perumahan (PUMP) kepada pekerja peserta jaminan sosial. Dana pinjaman tersebut sudah disalurkan melalui Bank BTN.

Demikian siaran pers Humas PT Jamsostek yang diterima di Jakarta, Senin (1/4/2013). Dirut Jamsostek Elvyn G Masassya mengatakan, total dana PUMP yang sudah disalurkan sampai 31 Desember 2012 sebesar Rp 836,16 miliar. Hingga Maret 2013, Jamsostek sudah menyalurkan sekitar Rp 9 miliar kepada 423 pekerja peserta jamsostek.

"Melalui nota kesepahaman antara Jamsostek dengan BTN, Realestat Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) diharapkan akan semakin banyak pekerja yang bisa menikmati PUMP dan pinjaman renovasi rumah," kata Elvyn.

Sebelumnya, PT Jamsostek menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Bank BTN, REI dan Apersi. Nota kesepahaman itu tentang Jasa Layanan Perbankan, Penyediaan Rumah Murah untuk Tenaga Kerja, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP-KB) dan Pinjaman Renovasi Rumah (PRR-KB). Peserta Jamsostek yang berhak mendapat PUMP minimal sudah menjadi peserta aktif minimal satu tahun dengan plafon maksimal Rp 50 juta per orang.

Elvyn menjelaskan, pihaknya bukan bertindak sebagai bank, tetapi penyedia dana uang muka. Adapun BTN sebagai pihak pelaksana penyalur pinjaman tersebut. Uang muka yang diberikan ini merupakan bagian dari laba yang dikembalikan kepada peserta dalam bentuk manfaat nonfinansial (Nih... Syarat Mendapatkan Uang Muka Rumah Jamsostek!).

"Bukan hibah, karena ini diberikan kepada peserta sebagai manfaat tambahan dan diberikan kepada mereka yang memenuhi syarat tertentu," kata Elvyn.

Tahun ini, Jamsostek mengalokasikan sekitar Rp 200 miliar untuk PUMP dengan bunga sekitar enam persen dengan jangka waktu 15 tahun. Nota kesepahaman untuk tahap awal itu akan dilaksanakan di tiga kantong pekerja, yakni Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Kerja sama dengan BTN, kata Elvyn, juga meliputi pemanfaatan berbagai layanan perbankan Bank BTN seperti pencairan klaim, penarikan tabungan dan maupun transfer.

Baca juga: Kesempatan, Pinjam Uang Muka Rumah dari Jamsostek!

Sumber :
ANT

Editor :
Latief