Minggu, 31 Agustus 2014
RENOVASI
Menghadapi Dinding Rumah yang Tak Rata
Rabu, 7 November 2012 | 19:08 WIB
|
Share:
Shutterstock
Rumah lama biasanya memiliki masalah dengan dinding, mulai dari dinding yang retak, bekas rembesan air dan sebagainya. Masalah ini kerap muncul seiring dengan faktor cuaca, lingkungan dan beberapa diantaranya merupakan dampak dari awal pengaplikasian material pada dinding.

KOMPAS.com - Memperbaiki rumah dan mendapatkan hasil yang diinginkan rasanya sangat menyenangkan. Rumah tampil lebih cantik, biaya yang dikeluarkan juga tidak bengkak.

Ada beberapa tips jitu untuk mempermak dinding rumah yang tidak rata. Anda bisa mengikuti tahapannya dan jadilah ahli di rumah Anda sendiri.

Penyebab

Rumah lama biasanya memiliki masalah dengan dinding, mulai dari dinding yang retak, bekas rembesan air dan sebagainya. Masalah ini kerap muncul seiring dengan faktor cuaca, lingkungan dan beberapa diantaranya merupakan dampak dari awal pengaplikasian material pada dinding.

Salah satu masalah sering dihadapi adalah tekstur dinding tidak rata. Permasalahan ini biasanya muncul dari awal pengaplikasian lapisan pada dinding, mulai dari bata, plester, aci, hingga cat. Pengerjaan tidak optimal memang berakibat pada hasil yang tidak rapih.

Adapun alat-alat yang diperlukan untuk mempermak dinding rumah yang tidak rata ini adalah, kape, sikat besi, air bersih, roskam, milk (kalsium), cat dan roll cat. Nah, apa saja yang harus dilakukan? Simak tahapannya:

Kupas lapisan cat

Gunakan kape untuk mengupas lapisan pada dinding rumah Anda. Kupas hingga lapisan aci terlihat.

Bersihkan permukaan dinding

Bersihkan debu dan kotoran yang tertempel pada dinding. Debu dan kotoran yang terdapat pada dinding dapat mengganggu daya rekat semen aci yang akan ditempelkan pada dinding tidak rata.

Basahi dinding dengan air

Membasahi dinding dengan air dimaksudkan agar tidak terjadi retakan rambut ketika dilakukan pengacian ulang. Dinding basah justru akan membuat acian tidak cepat kering dan retak.

Aci ulang

Lakukan pengacian ulang hingga permukaan rata. Anda dapat menggunakan semen yang dicampur bahan aditif. Semen instan juga dapat menjadi pilihan. Gunakan roskam dari papan melaminto agar hasil lebih maksimal.

Plamir

Sebagai alternatif agar tampilan dinding sempurna, Anda dapat menggunakan campuran milk (sejenis kalsium) dan lem bangunan sebagai plamir.

Cat ulang

Setelah seluruh tahapan di atas selesai dan permukaan dinding mengering, lakukan pengecatan ulang. Sesuaikan warna cat dengan pilihan Anda atau warna dinding sebelumnya sesuai selera Anda.

Mengaci kembali dinding lama Anda menjadi salah satu cara untuk membuat dinding lebih mulus. Untuk kasus dinding tidak rata, biasanya kesalahan terjadi pada saat proses awal pelapisan dinding, karenanya dibutuhkan ketelitian dan kecermatan.

Untuk memastikan dinding sudah rata atau tidak, kita dapat menggunakan senter atau lampu. Tanpa penerangan yang cukup, biasanya kita kesulitan untuk melihat secara jelas tekstur dinding, sudah rata atau belum. Dengan bantuan senter dan lampu, gundukan dinding tidak merata akan terlihat.

Selamat mencoba!

(Mikael Fredi Indra, Febrina Syaifullana)

Sumber :
iDEA
Editor :
Latief