Minggu, 26 Oktober 2014
LISTRIK
5 Hal Penting Instalasi Listrik
Senin, 1 Oktober 2012 | 15:32 WIB
|
Share:
Shutterstock
Perhatikan jarak ideal titip stop kontak dari lantai, yaitu antara 1-2 meter. Pastikan Anda tidak memberi beban berlebih, karena satu stop kontak idealnya dapat dicabang dengan satu T-steker hingga 4 percabangan.

KOMPAS.com - Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan perihal jaringan kabel dan setrum di rumah. Saat ini listrik tidak dapat dipisahkan dari segala aktivitas di rumah.

Begitu penting perannya, namun masih banyak pengguna listrik masih awam dengan hal-hal yang semestinya diperhatikan secara benar. Arus listrik tidak bisa dianggap sepele.

Urusan listrik memang bukan hanya soal input setrum, namun jalur hingga output. Dengan kata lain, Anda perlu mengenali lebih rinci soal spek bahan, daya hantar kabel, dan pengaruh arus terhadap perubahan cuaca. Simak 5 hal wajib Anda perhatikan saat membuat jaringan listrik baru berikut ini:

1. Stop kontak

Perhatikan jarak ideal titip stop kontak dari lantai, yaitu antara 1-2 meter. Pastikan Anda tidak memberi beban berlebih, karena satu stop kontak idealnya dapat dicabang dengan satu T-steker hingga 4 percabangan.

2. Kabel

Jangan asal membeli kabel, sebab perlu disesuaikan dengan daya yang dihantarkan. Kabel listrik berpenghantar tembaga dan berisolasi PVC yang terpasang secara permanen di dalam rumah Anda harus dengan ukuran minimal 2,5 mm2, berapapun jumlah daya listrik yang terpasang dan hanya boleh dialiri listrik maksimal 10 A.

Selain itu, gunakan kabel berukuran 4 mm2. Jika arus listrik berada di antara 10A - 16A.

3. Grounding

Grounding atau arde pada instalasi listrik berguna sebagai pencegah terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik yang terekspos akibat terjadi kegagalan isolasi. Grounding dalam rumah Anda terpasang dengan dua macam, yaitu untuk instalasi listrik rumah dan instalasi penangkal petir.

Dua sistem grounding ini memang harus dipisahkan pemasangannya dan berjarak paling tidak 10 meter. Koneksi grounding untuk instalasi listrik rumah terpasang di kWh meter PLN.????

4. Hujan dan kebocoran

Saat memasuki musim hujan, ada baiknya Anda tidak melakukan perbaikan, apalagi ketika hujan lebat atau terjadi kebocoran atap rumah. Hal tersebut erat kaitannya dengan air sebagai penghantar listrik, sehingga sering terjadi hubungan arus pendek atau konsleting. Selain itu, jangan melakukan perbaikan instalasi listrik saat terjadi petir dan kilat yang menyambar-nyambar.

5. Pengecekan periodik

Lakukan pengecekan instalasi listrik secara periodik dengan menggunakan jasa petugas atau biro terpercaya. Jika dikemudian hari terdapat permasalahan instalasi, Anda dapat menghubungi mereka kembali untuk melakukan perbaikan, atau melakukan penambahan terhadap instalasi yang ada. (Lukkie Putranto)

Sumber :
iDEA
Editor :
Latief