Jumat, 24 Oktober 2014
PENGEMBANG
The Breeze, Pusat Gaya Hidup yang Ramah untuk Pesepeda
Penulis : Tabita Diela | Rabu, 19 September 2012 | 17:59 WIB
|
Share:
c22/Tabitha Nugroho
Head of Marketing Office Building Anne Grace, AM Business Unit Service Division Head Anny Janti Gorat, CEO Asset Management Sinar Mas Land Teky Mailoa, Managing Director Corporate Strategy and Service Sinar Mas Land Ishak Chandra, dan Head of Marketing Retail Mall Cicilia Rosalinda di acara konferensi pers di Kantor Marketing BSD City, Serpong, Rabu (19/9/2012).

SERPONG, KOMPAS.com - Bagi penduduk Jakarta dan kota-kota besar lainnya, konsep mal, pusat belanja dan sentra kuliner sudah menjadi pemandangan biasa. Mal dan pusat perbelanjaan telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Kalau sepeda, jangan kuatir. Ada tempat parkir untuk sepeda. Termasuk tempat mandi.
-- Ishak Chandra

Untuk itulah, melalui proyek terbarunya yang kini tengah berjalan, Sinar Mas Land menawarkan lifestyle center atau pusat gaya hidup terbaru bernama The Breeze BSD City. The Breeze BSD City berupaya menggabungkan lifestyle center dan hiburan bagi masyarakat dengan tetap mempertahankan aspek-aspek green building dan green architecture.

Managing Director Corporate Strategy dan Service Sinar Mas Land, Ishak Chandra, di acara konferensi pers di Kantor Marketing BSD City, Serpong, Rabu (19/9/2012), memaparkan cetak biru kawasan tersebut. Ia bilang, The Breeze akan menjadi sebuah area berisi berbagai fasilitas.

"Punya keunggulan sebagai lifestyle outdoor terbesar. Akan sangat berbeda dari konsep, environment cultural yang akan di-preserve," ujarnya.

The Breeze BSD City dirancang oleh JERDE dari Amerika yang terkenal dengan desain berkonsep luar ruang. Beberapa hasil karya JERDE antara lain Namba Parks, Osaka, Jepang, Roppongi Hills, Tokyo, Jepang, dan Santa Monica Place, California.

Adapun The Breeze akan berdiri di atas lahan seluas 13, 5 Ha. Proyek ini menghabiskan setidaknya Rp 1 triliun untuk menghadirkan supermarket, restauran, toko elektronik, toko buku, pusat kebugaran, tempat hiburan, taman bermain terbuka dan dalam ruangan, serta spa dan klinik kecantikan.

Sejak diluncurkan Agustus 2012 lalu, dari 65 unit usaha yang tersedia di The Breeze, 30% di antaranya sudah terisi. Selain itu, The Breeze juga akan dilengkapi dengan area khusus pejalan kaki, water feature, bicycle track, thematic garden, dan danau seluas 2,5 Ha.

Pusat gaya hidup ini juga akan dilengkapi area parkir luas. Setidaknya, area parkir The Breeze mampu menampung 700 sampai 800 mobil. Selain parkiran mobil dan motor, The Breeze juga memiliki lahan parkir dan fasilitas khusus bagi para pengendara sepeda.

"Kalau sepeda, jangan kuatir. Ada tempat parkir untuk sepeda. Termasuk tempat mandi," ujar Ishak.


Editor :
Latief