Kamis, 30 Oktober 2014
LEMARI
Waktunya Anda Punya "Walk in Closet"?
Penulis : Tabita Diela | Minggu, 12 Agustus 2012 | 13:12 WIB
|
Share:
Shutterstock
Tak ubahnya membangun rumah, membuat walk-in closet juga sebaiknya memiliki cetak biru yang jelas. Untuk itu, pastikan rencana Anda dapat benar-benar dikerjakan.

KOMPAS.com - Sebesar apapun lemari baju, jika setiap menjelang hari taya Idul Fitri, apalagi dihadapi aneka "rayuan" tawaran belanja seperti great sale, midnight sale di mal, tak sedikit orang dipastikan membeli baju baru. Akibatnya, lemari pakaiannya bertambah padat. Anda juga begitu?

Memang, walaupun bukan merupakan kebiasaan penduduk Indonesia pada umumnya, walk-in closet mungkin dapat menjadi jawaban untuk lemari baju Anda yang selalu padat. Konsep walk-in closet sebenarnya tidak jauh dari konsep gudang. Di sini kita menyimpan barang-barang yang jauh dari pandangan mata kita dan orang lain.

Menggunakan sebuah ruangan khusus, barang-barang yang kita "singkirkan" tidak akan mengganggu pandangan dan memenuhi ruangan. Berikut ini beberapa langkah pembuatan walk-in closet untuk Anda:

Rencana

Pertimbangkan dengan baik, bahwa, mungkin keputusan Anda membuat walk-in closet adalah keputusan tepat. Untuk itu, buat rencana pembuatannya terlebih dulu. Rencana pembuatan walk-in closet akan termasuk beberapa hal, yaitu seberapa besar Anda memutuskan untuk membuat wal-in closet, apakah Anda lebih banyak menggunakan rak atau gantungan, dan material yang Anda gunakan.

Cetak biru

Tak ubahnya membangun rumah, membuat walk-in closet juga sebaiknya memiliki cetak biru yang jelas. Untuk itu, pastikan rencana Anda dapat benar-benar dikerjakan.

Area

Tandai area atau tempat Anda akan membangun walk-in closet. Ini perlu dipertimbangkan, agar jangan sampai rencana Anda lebih besar dari lahan yang ada. Selain itu, pastikan semua material yang Anda butuhkan telah Anda miliki atau setidaknya mudah didapatkan kembali jika Anda memerlukan lebih banyak bahan.

Fleksibel

Koleksi baju, sepatu, tas, dan aksesori Anda akan terus bertambah. Pastikan Anda memberikan juga untuk "pertumbuhan" walk-in closet Anda di masa akan datang. Untuk itulah, ada baiknya Anda memilih desain yang fleksibel pada penambahan bagian.

Selamat menimbang-nimbang! Dengan rencana ini, mungkin sudah waktunya Anda membutuhkan sebuah walk-in closet. Atau sebaliknya, mungkin juga memang bukan walk-in closet yang Anda dibutuhkan, melainkan menyumbangkan pakaian-pakaian sudah tidak terpakai dan layak digunakan untuk orang yang lebih membutuhkannya.

Sumber :
Berbagai Sumber

Editor :
Latief