Kamis, 17 April 2014
INVESTASI
Alasan Memilih Properti Sewa
Penulis : Natalia Ririh | Kamis, 26 April 2012 | 19:07 WIB
|
Share:
Shutterstock
Ilustrasi: Kondominium dan town house, jika dilihat dari sisi investasi, memiliki risiko lebih besar meski tingkat pengembalian investasinya paling cepat.

KOMPAS.com - Jika Anda telah yakin ingin berinvestasi di sektor properti, kini mulailah dengan menentukan tipe investasi yang akan disewakan. Menurut Anda, sebaiknya memilih rumah kontrakan, rumah kos, ruko, kondominium, town house, kios, toko atau ruang kantor?

Pengamat properti Panangian Simanungkalit dalam bukunya 'Rahasia Menjadi Miliarder Properti mengatakan, setiap jenis properti sewa tersebut di atas memiliki karakteristik berbeda. Anda harus menyadari setiap pilihan properti sewa tidak menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat. Misalnya, rumah kontrakan memiliki tingkat pengembalian rendah meskipun tingkat resikonya juga rendah. Namun, jenis properti ini membutuhkan pemeliharaan lebih rumit.

Tak hanya itu. Anda juga harus selektif saat mengizinkan penyewa menempati rumah kontrakan. Ruko dan rukan biasanya lebih aman kalau urusan manajemen dan operasional. Biaya pemeliharaan juga lebih rendah. Bahkan, bila Anda menemukan penyewa yang sangat membutuhkan ruko atau rukan, maka praktis biaya pemeliharaan tidak akan Anda keluarkan.

Keistimewaan jenis ruko atau rukan ialah pengembalian investasinya yang cepat. Namun, dengan catatan berada dalam lokasi strategis. Sementara, untuk kondominium dan town house, jika dilihat dari sisi investasi, memiliki risiko lebih besar meski tingkat pengembalian investasinya paling cepat. Bila dibandingkan dengan rumah kontrakan atau ruko dan rukan, investasi ini mengandung risiko kenaikan harga lebih tinggi. Peningkatan harganya sedikit lebih tidak pasti karena pasarnya relatif terbatas.

Sementara itu, untuk toko dan kios, apabila dilihat dari sisi investasi, berada pada resiko level tertinggi, terutama dalam hal pemilihan lokasi. Walau tingkat pengembalian investasinya tinggi, tapi bila lokasinya tidak menarik, tidak akan ada penyewanya.

Untuk mendatangkan keuntungan dari properti yang disewakan, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

- Hal pertama sebaiknya Anda lakukan adalah membuat estimasi nilai properti saat ini untuk membuat harga sewa yang pantas. Penghitungannya dapat mempertimbangkan nilai capital rate properti tersebut.

- Kedua, Anda harus memprediksikan tingkat kenaikan harga sewa properti dan nilainya untuk lima tahun ke depan.

- Ketiga, Anda juga harus memikirkan kapan menyewakan properti tersebut sebelum dijual, serta pikirkan pula hal-hal yang dibutuhkan dalam mengelola properti pada tahap tersebut.


Editor :
Latief