Selasa, 21 Oktober 2014
KAMAR MANDI
Hmmm...Pemanas Air Apa yang Cocok, Ya?
Senin, 20 Februari 2012 | 17:11 WIB
|
Share:
shutterstock
Beberapa hal perlu diperhatikan ketika akan memasang pemanas air gas adalah ventilasi udara di dalam kamar mandi tersebut. Hal ini untuk mencegah jika sewaktu-waktu gas bocor sehingga aliran udara mengalir ke luar ruangan.

KOMPAS.com - Pada awalnya, water heater atau pemanas air lebih banyak digunakan pada negara-negara beriklim dingin. Namun, kini negara-negara tropis seperti di Indonesia pun mulai marak menggunakannya.

Sebagian besar konsumen pemanas air ini adalah masyarakat yang tinggal di kota-kota besar. Bagi pekerja kantor, rasa lelah setelah bekerja seharian di kantor memang menyebalkan. Tentu mereka memerlukan sebuah kenyamanan ketika pulang ke rumah. Nah, kenyamanan tersebut antara lain dapat dinikmati dengan berendam di air panas.

Salah satu alat yang tepat agar Anda dapat menikmati berendam di air panas adalah dengan menggunakan pemanas air. Pada umumnya, pemanas air dibagi menjadi tiga jenis yaitu pemanas air tenaga gas, listrik, dan matahari (surya).

Pada intinya, prinsip kerja dari pemanas air bertenaga gas hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan kompor gas. Beberapa hal perlu diperhatikan ketika akan memasang pemanas air gas adalah ventilasi udara di dalam kamar mandi tersebut. Hal ini untuk mencegah jika sewaktu-waktu gas bocor sehingga aliran udara mengalir ke luar ruangan.

Untuk mengatasi hal itu, sebaiknya Anda meminta bantuan orang yang berpengalaman ketika akan melakukan proses pemasangan pemanas air gas, terutama untuk di kamar mandi.

Selain pemanas air gas, ada juga jenis pemanas air yang menggunakan tenaga listrik. Prinsip kerja pemanas air jenis ini hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan listrik seperti pada termos listrik. Beberapa hal perlu diperhatikan sebelum menggunakan pemanas air ini adalah tersedianya alat pengaman listrik.

Selain itu, agar pemakaian listrik tak terlalu boros, thermostat pemanas air dapat diatur agar tak terlalu panas sehingga pemanas tak bekerja terus-menerus. Untuk menghindari risiko tersengat listrik, Anda dapat memasang antikontak di pemanas air ini.

Jenis pemanas lainnya adalah pemanas air bertenaga surya. Cara kerja pemanas air tipe ini adalah menggunakan prinsip menyerap tenaga matahari. Pemanas air bertenaga matahari cocok digunakan di daerah tropis yang memiliki banyak sinar matahari sepanjang tahun. (INO)

Sumber :
Kompas Klasika

Editor :
Latief