Jumat, 29 Agustus 2014
MENATA RUANG
Membedakan Ruang, Buat Apa Pakai Dinding?
Penulis : Natalia Ririh | Jumat, 12 Agustus 2011 | 12:22 WIB
|
Share:
shutterstock
Pintu geser tidak akan memakan ruang yang banyak. Fungsinya pun fleksibel, karena bisa Anda gunakan saat hendak menyekat ruang.

KOMPAS.com - Seandainya Anda memiliki rumah yang luas, tentu Anda akan mudah menyekat ruang demi ruang untuk mengenali fungsinya. Tapi, kalau rumah Anda mungil?

Menyekat ruang dengan dinding serasa menciptakan keterbatasan, ibarat tinggal di dalam kotak korek api. Untuk itu, berikut ada beberapa trik bisa Anda jadikan referensi jika tertarik memberi pembeda ruang tanpa adanya sebuah dinding pemisah; 

Pintu Geser

Pintu geser tidak akan memakan ruang yang banyak. Fungsinya pun fleksibel, karena bisa Anda gunakan saat hendak menyekat ruang. Misalnya, pintu geser yang diletakkan antara ruang tamu dan area pantry serta ruang makan. Saat ada tamu berkunjung, pintu geser bisa digunakan untuk menutup area pribadi Anda lainnya.

Split level

Batas imajiner antarruang bisa dilakukan dengan mendesain split level. Caranya, Anda hanya perlu membuat perbedaan tinggi lantai untuk ruang yang satu dengan lainnya. Misalnya, lantai di ruang tamu lebih tinggi atau rendah dari lantai di ruang keluarga. Ukuran tingginya sekitar 10-15 sentimeter saja, atau lebih rendah 5-10 meter. Agar semakin menegaskan pemisahan ruang ini, cara yang bisa diakali adalah dengan pemakaian warna keramik berbeda.

Partisi Imajiner

Partisi imajiner dapat menjadi penyekat sekaligus memperindah ruangan. Partisi jenis ini tak masif, namun memberikan kesan perbedaan antar ruang. Misalnya, penggunaan kayu bekas sebagai partisi, penyekat dari laser cut, penyekat ruang dari bonggol jagung dan lainnya.

Selamat mencoba!


Editor :
Latief