Selasa, 2 September 2014
Wika dan Bakrieland Bangun Jalan Layang Casablanca
Kamis, 25 November 2010 | 16:33 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu lagi proyek infrastruktur baru jatuh ke tangan PT Wijaya Karya Tbk (Wika). BUMN infrastruktur ini mendapatkan proyek pembangunan jalan layang tahap pertama di Casablanca, Jakarta, senilai Rp 314 miliar.

Proyek jalan layang tersebut terbentang mulai dari Casablanca - Satrio, dan bermuara ke Sudirman, Jakarta Selatan. “Pemasangan patok tanah sebenarnya sudah dilakukan pada 22 November lalu, kemungkinkan pembangunan akan mulai serius di garap pada awal Desember ini," kata Sekretaris Perusahaan Wika, Natal Argawan Pardede.

Untuk membangun jalan layang sepanjang 1 kilometer (km) ini, Wika menggandeng PT Jaya Konstruksi. Pembangunan jalan layang ini akan memakan waktu 21 bulan, sehingga diperkirakan selesai akhir 2012. "Pembangunan jalan layang ini adalah salah satu proyek yang kami dapat dari pemerintah," ujar Natal.

Natal mengklaim, jalan layang ini mampu mengurangi kemacetan yang mengarah ke kawasan Kuningan dan Sudirman. Sebagai informasi saja, hingga akhir tahun ini Wika membidik kontrak proyek senilai Rp 2,5 triliun. Kontrak tersebut meliputi pembangunan infrastruktur dan gedung.

Selain itu, kontrak tersebut juga akan dipenuhi oleh anak perseroan seperti halnya Wika Beton. "Kami optimistis bisa meraih kontrak tersebut akhir tahun ini," ungkap Natal. Ke depan, Wika akan lebih memilih fokus ke sektor infrastruktur sipil serta bisnis EPC (engineering, procurement and constuction).

Sama halnya Wika, PT Bakrieland Development Tbk juga akan menggarap proyek jalan di kawasan Casablanca. Tapi bedanya, Bakrieland akan membangun jalan tembus penghubung Jalan HR Rasuna Said, Kuningan-Casablanca.

Proses pengerjaan jalan tembus sepanjang 500 meter tersebut akan dimulai awal tahun 2011. “Kami targetkan pengerjaan rancangan jalan selesai akhir tahun ini,” kata Andre Rizki Makalam, Chief Marketing Officer PT Bakrieland Development untuk Rasuna Epicentrum.

Untuk membangun jalan tembus itu, Bakrieland menggelontorkan dana sekitar Rp 200 miliar. Proyek ini dibangun untuk mendukung fasilitas di kawasan superblok Rasuna Epicentrum.

Andre yakin, dengan adanya jalan tembus, akan semakin banyak investor melirik kawasan Rasuna sebagai tempat bisnis atau tempat tinggal. Pasalnya, pembangunan jalan tembus itu dapat mengurangi kemacetan di sepanjang jalan Casablanca ke arah Rasuna. “Kami yakin, adanya infrastruktur baru ini akan mengurangi kemacetan hingga 30%,” jelas Andre.

Di kawasan Kuningan ini, Bakrieland telah membangun sejumlah proyek properti. Di antaranya Apartemen Taman Rasuna. Saat ini sudah terbangun 17 tower apartemen Taman Rasuna. Selain itu ada pula Rasuna Office Park, Pasar Festival, Bakrie Tower dan Epicentrum Walk. (Ario Fajar/KONTAN)

Pembangunan jalan layang ini akan memakan waktu 21 bulan, sehingga diperkirakan selesai akhir 2012

Sumber :
KONTAN
Editor :
R Adhi KSP