Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
RUPS-LB BNI Setujui Bank Umum Syariah
Gilbert | Senin, 5 Oktober 2009 | 16:32 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com -  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)  BNI Tbk, Senin (5/10) menyetujui pemisahan unit usaha syariah (UUS) menjadi bank umum syariah (BUS).

"Dengan adanya pemisahan unit usaha syariah menjadi bank umum syariah ini, diharapkan BNI syariah menjadi lebih independen, agresif dalam menangkap peluang bisnis dan memberi nilai tambah bagi pemegang saham. sehingga dapat menarik investor untuk turut dalam menanamkan modal pada bank umum syariah yang akan terbentuk" ujar Direktur Utama BNI Gatot M, Suwondo di Jakarta.

Lebih lanjut Gatot mengatakan, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan dua aspek, yaitu aspek eksternal dan internal. Aspek eksternal dapat dilihat dari sisi regulasi yang kian kondusif seiring dengan perkembangan perbankan syariah itu sendiri, diantaranya dengan dikeluarkannya UU No 21/2008 tentang Perbankan Syariah, dan UU No 19/2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, termasuk didalamnya pembahasan berupa penyempurnaan ketentuan pajak pertambahan nilai, terhadap produk yang berdasarkan prinsip jual beli.

Dari sisi pertumbuhan industri, dalam 5 tahun terakhir perbankan syariah menunjukkan angka pertumbuahan yang sangat signifikan, dimana total pembiayaan dana dan aset bertumbuh sebesar 34 persen per tahun. Hal ini jauh melampaui pertumbuhan angka perbankan konvensional sebesar 19 persen dan 25 persen masing-masing untuk dana kredit pada periode yang sama. Saat ini kontribusi pasar perbankan syraiah baru sekitar 2 persen dari total perbankan nasional.

Sementara itu ditinjau dari aspek stategik, Rencana pemisahan unit syariah menjadi bank umum syariah diharapkan memberikan manfaat yang baik kepada BNI, pemegang saham maupun stakeholder lainnya, dalam bentuk akselerasi pengembangan usaha syariah serta dapat meningkatkan kualitas kepercayaan dan citra di pasar bank syariah. "Selain itu juga dpat meningkatkan produktifitas, efisisiensi, meningkatkan struktur permodalan dan mendukung recana percepatan pertumbuhan perbankan syariah," sebutnya.


cari
 
Area
harga