Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Tampil Praktis dengan Furnitur "Built-in"
Senin, 22 Juni 2009 | 22:11 WIB
|
Share:
iDEA
Lemari built in yang ditempatkan di tembok koridor kamar, mampu menyimpan pakaian tanpa menyita koridor.
TERKAIT:

KOMPAS.com - Istilah "home sweet home" mengacu pada kenyamanan rumah sebagai tempat tinggal kita. Rumah selalu dirindukan sebagai tempat yang dihuni bersama keluarga dalam waktu yang lama.

Interaksi di dalamnya selalu dikenang dan dinantikan, karena rumah menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul bersama keluarga. Besar-kecil ukuran sebuah rumah akan terasa nyaman bagi penghuninya, jika antara lain didukung dengan pengaturan furnitur yang serasi dan apik.

Rumah mungil dengan furnitur besar tentu akan semakin menyempitkan, ataupun sebaliknya. Solusi untuk masalah ini adalah dengan penempatan furnitur yang sesuai dengan ruangan.

Furnitur built-in menjadi ide menarik untuk diaplikasikan di rumah Anda. Furnitur ini adalah perabot yang dirancang dan dibuat sesuai ukuran serta kebutuhan pemakainya. Istilah built-in sering diartikan "perabot tanam".

Disebut demikian karena ukuran dan bentuk furnitur built-in yang pas dengan ruang tempatnya diletakkan, akan mampu memang memberi impresi furnitur tersebut ditanam ke dalamnya.

Jika Anda tertarik untuk memiliki furniture built-in, Anda harus merancangnya desainnya terlebih dahulu. Desain perabot tanam umumnya simpel dan praktis serta diperkaya dengan permainan warna dan bahan. Materi yang kerap dipakai adalah kayu solid, dan juga memungkinkan penggunaan bahan lain seperti kaca, aluminium dan stainless steel.

Walaupun tampaknya merepotkan, sebenarnya ini adalah langkah praktis Anda untuk memaksimalkan ruang, terutama untuk hunian mungil, sebab furniture built-in dibuat secara customized, sehingga dapat memanfaatkan setiap ukuran dari sebuah ruangan.

Tidak hanya memaksimalkan ruang, lewat perabot tanam, ruang akan terlihat lebih rapi. Dengan adanya celah pada dinding atau ruang, memungkinkan untuk menjadi area yang tak terjamah untuk dibersihkan, sehingga debu di rumah Anda dapat menumpuk.

Keuntungan lain desain furniture built-in tentu juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita. Misalnya, untuk area dapur, kitchen set dapat dibuat sesuai dengan area ruangannya, dan dapat didesain pas dengan ukuran lemari es.

Dengan adanya furnitur built-in, juga dapat memberikan "harga baru" untuk hunian Anda. Pengertian "harga baru" jika suatu saat harus menjual rumah dan sudah ada perabot tanam di dalamnya, otomatis harga rumah Anda akan lebih tinggi nilainya dibandingkan hunian dengan ukuran dan tipe serupa.
Anda berminat? Mulailah mendesain dengan cermat dan perkiraan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan. Selamat berkreasi! (AJG)

Sumber :
Kompas Cetak

cari
 
Area
harga