Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Genangan Air BKT Bau Busuk
Heru Margianto | Selasa, 18 November 2008 | 15:00 WIB
|
Share:

JAKARTA, SELASA - Lambannya proses proyek pembuatan galian Banjir Kanal Timur (BKT) membuat resah warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, terutama mereka yang bermukim di RT 08 RW 06 dan RT 09 RW 06. Sumber keresahan mereka adalah bau tidak sedap akibat genangan air di dekat area BKT berubah warna menjadi hitam.
    
Sejumlah warga mengaku setiap hari bila milintasi kawasan tersebut selalu menghirup bau tidak sedap. Menurut mereka, bau ini telah mengganggu aktivitas mereka sehari-hari.
    
Hendra (26), salah seorang warga RT 08, mengatakan, warga yang melewati area ini setiap hari menutup hidungnya. "Sudah empat tahun, bau seperti ini ada, kasihan warga daerah sini jadi terganggu," kata Hendra.
    
Ia juga menambahkan, sebenarnya warga telah lama melaporkan kejadian ini kepada pihak yang terkait. Namun, sampai kini belum ada tindakan langsung. Menurut dia, pejabat pemerintah daerah setempat pernah datang ke lokasi, tetapi belum terlihat tindakannya. "Seingat saya mereka pernah datang memeriksa, tetapi setelah itu hanya janji saja yang ada," tuturnya.
    
Hal senada diucapkan oleh seorang warga RT 09, Rahmat Nasution (36). Ia berharap pemerintah daerah setempat, terutama Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur secepatnya bertindak.
    
"Sejak 1993 proyek ini belum terelesaikan juga. Sekarang ada masalah bau seperti ini warga disuruh bersabar. Kasihan kan warga," ujarnya.
    
Namun, menurut Rahmat, karena saat ini musim hujan, bau tidak sedap tersebut agak berkurang. "Kalau tidak hujan baunya tajam. Jadi, harus tutup hidung kalau lewat. Hujan kan hanya sementara," tuturnya.
   
Para warga berharap aparat Pemkot Jakarta Timur untuk mengambil tindakan segera untuk merespons keluhan tersebut.

Sumber :
Antara

cari
 
Area
harga